Jumat, 28 Juli 2023

Deddy Mizwar Adit Sopo Jarwo

Kinerja merupakan konsep yang penting dalam dunia bisnis dan organisasi. Menurut para ahli, kinerja dapat diartikan dengan berbagai pendekatan dan sudut pandang. Berikut ini adalah definisi kinerja menurut beberapa ahli:

1. Edwin A. Locke: Edwin A. Locke mendefinisikan kinerja sebagai ‘tingkat mencapai hasil yang diinginkan atau mencapai tujuan yang ditetapkan.’ Menurutnya, kinerja berkaitan dengan kemampuan seseorang atau suatu organisasi dalam mencapai hasil yang diharapkan.

2. Gary Dessler: Gary Dessler mengartikan kinerja sebagai ‘hasil kerja individu yang mencerminkan kontribusi mereka terhadap tujuan organisasi.’ Menurutnya, kinerja melibatkan evaluasi terhadap pencapaian individu dalam mencapai tujuan organisasi.

3. Michael Armstrong: Menurut Michael Armstrong, kinerja adalah ‘kemampuan individu, tim, atau organisasi dalam mencapai hasil yang diinginkan dan memenuhi harapan para pemangku kepentingan.’ Definisinya mencakup aspek individu, tim, dan organisasi serta menekankan pentingnya memenuhi harapan para pemangku kepentingan.

4. Robert L. Katz: Robert L. Katz membagi kinerja menjadi tiga komponen yaitu kompetensi teknis (technical skills), kompetensi manajerial (managerial skills), dan kompetensi interpersonal (interpersonal skills). Menurutnya, kinerja melibatkan kombinasi dari tiga komponen tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan.

5. Derek Torrington dan Laura Hall: Derek Torrington dan Laura Hall menyatakan bahwa kinerja adalah ‘hasil kerja individu yang dinilai berdasarkan kriteria tertentu seperti produktivitas, kualitas, dan kepuasan pelanggan.’ Definisi mereka menekankan pentingnya penilaian kinerja berdasarkan kriteria yang terukur dan dapat diukur.

6. Wayne F. Cascio: Wayne F. Cascio mendefinisikan kinerja sebagai ‘hasil kerja yang dicapai oleh individu atau kelompok dalam mencapai tujuan yang ditetapkan oleh organisasi.’ Menurutnya, kinerja melibatkan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.

Definisi-definisi di atas menunjukkan bahwa kinerja melibatkan pencapaian hasil atau tujuan yang diinginkan, baik itu dalam konteks individu, tim, maupun organisasi. Kinerja dapat dinilai berdasarkan kriteria yang terukur seperti produktivitas, kualitas, dan kepuasan pelanggan. kinerja juga melibatkan kemampuan teknis, manajerial, dan interpersonal yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Penting untuk dipahami bahwa definisi kinerja dapat bervariasi tergantung pada konteks dan sudut pandang yang digunakan. Namun, pada dasarnya, kinerja merupakan ukuran keberhasilan seseorang, tim, atau organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.