Definisi Kesantunan Berbahasa Menurut Tokoh
Kesantunan berbahasa adalah aspek penting dalam komunikasi manusia. Hal ini melibatkan penggunaan kata-kata dan ekspresi yang sopan, hormat, dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Menurut beberapa tokoh dalam bidang linguistik dan sosiolinguistik, kesantunan berbahasa dapat didefinisikan dengan cara yang berbeda. Dalam artikel ini, kita akan melihat definisi kesantunan berbahasa menurut beberapa tokoh terkemuka.
1. Penulis Brown dan Levinson mengembangkan teori kesantunan yang terkenal. Menurut mereka, kesantunan berbahasa adalah usaha untuk menjaga wajah positif orang lain atau keinginan untuk mempertahankan hubungan sosial yang harmonis. Mereka mengidentifikasi dua jenis kesantunan, yaitu kesantunan positif dan negatif. Kesantunan positif mencakup usaha untuk memenuhi keinginan orang lain, sedangkan kesantunan negatif melibatkan upaya untuk menghindari pelanggaran terhadap orang lain.
2. Tokoh sosiolinguistik, Penelope Brown dan Stephen Levinson, juga menyatakan bahwa kesantunan berbahasa dapat dibagi menjadi dua dimensi, yaitu kesantunan sosial dan kesantunan individual. Kesantunan sosial berkaitan dengan norma-norma sosial yang ada dalam masyarakat, sementara kesantunan individual berkaitan dengan preferensi dan kepribadian individu dalam berkomunikasi.
3. Deborah Tannen, seorang ahli linguistik, berpendapat bahwa kesantunan berbahasa melibatkan pemahaman konteks sosial dan budaya di mana komunikasi terjadi. Menurutnya, setiap budaya memiliki aturan tersirat yang mengatur kesantunan dalam bahasa, dan pemahaman dan penggunaan aturan ini mempengaruhi efektivitas komunikasi.
4. Tokoh linguistik Penelope Eckert dan Sally McConnell-Ginet menekankan pentingnya kesantunan gender dalam komunikasi. Menurut mereka, konvensi sosial mengharapkan perempuan dan laki-laki untuk berbicara dan berperilaku dengan cara yang berbeda. Mereka berpendapat bahwa kesantunan gender memainkan peran penting dalam mempengaruhi interaksi sosial dan dinamika kekuasaan.
5. Holmes menyatakan bahwa kesantunan berbahasa melibatkan penggunaan strategi komunikatif yang mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan orang lain. Menurutnya, kesantunan berbahasa dapat dipahami dalam konteks berbagai variabel sosial seperti hubungan antar pribadi, status sosial, dan budaya.
Dalam kesantunan berbahasa adalah konsep yang kompleks dan dapat didefinisikan dalam berbagai cara oleh tokoh-tokoh terkemuka dalam bidang linguistik dan sosiolinguistik. Terlepas dari definisi yang diberikan, kesantunan berbahasa melibatkan penggunaan bahasa yang sopan, hormat, dan mempertimbangkan kebutuhan dan perasaan orang lain. Pemahaman dan penggunaan kesantunan berbahasa yang tepat dapat meningkatkan efektivitas
Jumat, 28 Juli 2023
Deddy Corbuzier Tetap Letkol Tituler Tapi Tunjangan Tidak Diambil
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (213)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (536)