Semboyan bangsa Indonesia adalah ‘Bhinneka Tunggal Ika,’ yang diambil dari bahasa Jawa Kuno yang berarti ‘Berbeda-beda tetapi tetap satu.’ Semboyan ini secara singkat mencerminkan keberagaman yang ada di Indonesia dan semangat persatuan yang mengikat seluruh bangsa.
‘Bhinneka Tunggal Ika’ menjadi semboyan resmi Indonesia sejak zaman Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Semboyan ini kemudian diadopsi sebagai semboyan nasional setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Semboyan ini memiliki makna yang dalam dan menjadi cerminan dari identitas nasional Indonesia.
Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman etnis, budaya, agama, bahasa, dan adat istiadat. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan lebih dari 700 bahasa daerah yang berbeda, keberagaman ini menjadi salah satu ciri khas yang membedakan Indonesia dari negara-negara lain.
Namun, di tengah perbedaan tersebut, semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat. Meskipun berbeda-beda, bangsa Indonesia tetap satu dalam tujuan bersama, yaitu mewujudkan kemajuan, keadilan, dan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Semboyan ini juga menekankan pentingnya menghargai dan menghormati perbedaan. Keanekaragaman budaya, agama, dan suku bangsa di Indonesia merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan diperkuat. Semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ mengajarkan nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan persaudaraan di antara semua warga negara Indonesia.
Semboyan ini juga menjadi landasan bagi negara Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang berdasarkan pada prinsip persahabatan antarbangsa dan kerjasama internasional. Indonesia terkenal dengan diplomasi yang aktif dalam menjunjung tinggi perdamaian, keadilan, dan kerjasama di dunia internasional.
Semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ bukan hanya sekadar kalimat, tetapi juga merupakan pemersatu bangsa. Di tengah tantangan dan perbedaan yang ada, semboyan ini mengingatkan kita untuk selalu berpegang teguh pada semangat persatuan, keadilan, dan toleransi. Ini adalah fondasi kuat bagi keberlanjutan bangsa Indonesia di masa depan.
Dalam upaya menjaga semboyan ini tetap hidup dan relevan, pendidikan dan pemahaman tentang keberagaman dan persatuan menjadi sangat penting. Dalam pendidikan, generasi muda diajarkan untuk menghormati perbedaan, saling memahami, dan bekerja sama tanpa memandang suku, agama, atau budaya.
Semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ adalah cerminan dari jiwa Indonesia yang inklusif dan berdampingan harmonis di tengah perbedaan. Dalam semangat persatuan ini, Indonesia melangkah maju sebagai bangsa yang kuat dan berpengaruh di dunia.
Minggu, 08 Oktober 2023
Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (213)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (536)